Dengan landasan Iman dan Taqwa pada Tuhan yang Maha Esa serta Samangat Jiwa yang sehat kita wujudkan kinerja dan dedikasi yang tinggi Prajurit dan PNS TNI AD guna Mendukung Tugas Pokok yang Mulia. Dalam pembinaan mental,fungsi komando merupakan sesuatu yang sangat penting,dimana terdapat mental didalamnya,

“unsur utama dalam pembinaan prajurit TNI, disamping fisik dan intelektual, sangat perlu Rohani dan mental merupakan motor penggerak yang mengendalikan tingkah laku prajurit TNI.Baik buruknya tingkah laku prajurit TNI, sangat dipengaruhi oleh kondisi mental rohaninya
.
Hal ini disampaikan Mayor Inf. Djalaludin Dalimhunte Sag,saat memberikan pencerahan kepada prajurit dan juga ibu-ibu di lingkungan Kodim Mentawai,yang digelar oleh Kodim 0319 Mentawai di Aula sekretariat Bupati mentawai,senin(14/09/15).

Lebih lanjut dikatakannya,bahwa dengan mental yang tangguh akan dapat mendorong tercapainya pelaksanaan tugas pokok dengan baik dan berprestasi, sebagaimana telah ditunjukkan oleh prajurit TNI,sesuai dengan landasan iman dan taqwa pada Tuhan yang maha Esa,serta semangat jiwa yang sehat kita wujudkan kinerja dan dedikasi yang tinggi.untuk menjalankan tugas pokok setiap hari.

Sementara Lekol Arh,Fitrhizal Setiawan saat di wawancarai di kediamannya mengatakan,untuk mewujudkan prajurit bermental tangguh,dengan melalui pembinaan mental guna mencengah pelanggaran disertai dengan dialoh yang hangat untuk jasmani dan rohani.bagi semua Prajurit di Mentawai.maka terciptalah indipidu yang seutuhnya.

Kegiatan yang diselenggarakan ini, ungkap Fitrhizal tujuannya membentuk karakter seorang prajurit,menanamkan mental dan keimanan yang diterapkan dalam kehiduapan sehari-hari, yang akan menjadi contoh yang baik,di keluarganya maupun bagi prajurit TNI.malah bisa memberikan hal yang baik kepada masyarakat di lingkungannya.

Banyaknya polemik yang sering kita jumpai,saat bertugas untuk itu, Prajurit TNI AD kita bekali dengan hal hal yang manusiawi seperti akibat bencana alam narkoba masalah keluarga depresi yang tidak ringan dan penuh tantangan yang luar biasa, semuanya dapat dilaksanakan dengan baik oleh prajurit TNI, sehingga mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat”

“Hal tersebut tentu patut disyukuri bersama, karena ditengah-tengah berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa, ternyata mayoritas prajurit TNI masih memiliki mental yang tangguh, sehingga prajurit TNI dapat menunjukkan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional yang patut dibanggakan oleh bangsa Indonesia”, tutup Dandim Mentawai

lebih kurang sebanyak 75 TNI AD Mentawai bersama ibu-ibu Persik Mentawai,mengikuti kegiatan pembinaan mental,dan juga didalam kegiatan ini menjakup arahan dalam kehidupan,baik dalam berkeluarga maupun dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.yang harus di patuhi sebagai seorang Prajurit.

“Di tegas olehnya Disisi lain dia katakan prajurit yang pindah kementawai itu bukan prajurit buangan,karena dia menilai dimentawai adalah tempat berkarya,bukan tempat buangan itu tidak benar ujarnya,”karena kita selalu membentuk karakter seorang prajurit TNI menanamkan mental dan keimanan.dan berjiwa patriot sejati.
Kegiatan yang kita selenggarakan ini,untuk memberikan warna yang baru kepada masyarakat Mentawai,pemerintah daerah tetapi kita utamakan pada prajurit TNI dulu,dan nanti kita akan berlanjut membuka nuansa yang baru kepada pemerintah daerah dan masyarakat,sebagai tujuan yang baik dalam bentuk aspek Krakter kehidupan.kata Fithrizal

fungsi pembinaan mental spritual dibentuk dengan baik,agar fungsi tutorialpun berjalan dengan maksimal dan akan menjadi suatu contoh dan membentengi negara ini yang baik nantinya,”dikalangan masyarakat hal ini selalu bersentuhan dengan kalangan lain,karena Krakter ini Ninklud pada aspek kehidupan masyarakat bukan kepada prajurit saja,tuturnya

kegiatan yang diselenggarakan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan memperkokoh hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, serta meningkatkan profesionalitas mental di satuan masing-masing



Sumber: http://padangtime.com/read-3638-dandim-0319-mentawai--pembinaan-mentaliman-dan-taqwa-tni-ad.html
 
Top