Bupati Kepulauan Mentawai bersama Unsur Forkopimda serta kepala OPD melakukan peninjauan beberapa tempat fasilitas umum yang ada di Kecamatan Sipora Selatan terkait persiapan penerapan prosedur menuju new normal.
Peninjauan tempat fasum di Kecamatan Sipora Selatan didampingi Wakil Bupati, Kortanius Sabeleake, Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi. Bagus Mardyanto, Dalanal Mentawai, Letkol. Laut Anis Munandar, Kapolres Mentawai, AKBP. Dody Prawiranegara, Staf Ahli dan Kepala OPD.
Tempat yang ditinjau Bupati mentawai itu meliputi Rumah Ibadah, Pasar Sioban, melakukan sosialisasi sekaligus penyerahan bantuan alat penyemprot disinfektan di Desa Sioban dan meninjau Puskesmas Sioban.
Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet menjelaskan, menuju Tatanan Normal Baru Produktif Aman Covid (TNBPAC) di wilayah kepulauan mentawai untuk saat ini di pastikan dulu kesiapan internal dalam menghadapi new normal.
“Kita sudah membagi empat tim untuk mensosialisasikan Perbub 30 Tahun 2020 dalam rangka menyongsong new normal di mentawai yaitu wilayah Siberut Utara, Siberut Selatan, Pagai Utara Selatan dan wilayah Sipora” ucap Yudas usai peninjauan di Puskesmas Sioban, Selasa, 16 Juni 2020.
Dikatakan, dengan dibuka kembali tempat ibadah dan fasilitas lainnya merupakan langkah kesiapan Kabupaten kepulauan Mentawai menuju new normal, namun tetap memperhatikan standar protokol kesehatan covid-19 dan diharapkan tidak ada lagi pasien covid-19.
Untuk saat ini, kata Yudas kesiapan rumah ibadah di Sioban dalam menuju new normal ada dua gereja yang sudah siap dan satu gereja lagi belum siap, menurut dia mungkin ada pertimbangan lain sehingga belum bisa membuka rumah ibadah, tuturnya.
“Kontek menuju new normal, kita persiapkan internal dulu dan juga sudah dilakukan sosialisasi di gedung Desa Sioban serta beberapa tokoh agama, diharapkan sosialisasi ini dapat di implemnetasikan kepada masyarakat melalui para toko agama dan pemuka masyarakat” imbuhnya.
Lebih lanjut Yudas mengatakan, untuk sosialisasi perbup 30 tahun 2020 tentang new normal butuh waktu panjang, maka setiap internal melakukan sosialisasi hingga kepada masyarakat, supaya penerapan dalam peraturan tersebut menjadi kebiasaan atau menjadi gaya hidup baru.
Dimasa new normal nanti akan dibuka kembali kehidupan sosial, karena tidak mungkin selamanya berada dirumah, oleh karena itu dengan memasuki fase transisi menuju tatanan normal baru produktif aman covid sangat perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar membiasakan diri dengan stuasi saat ini, meski membutuhkan waktu panjang, terangnya.
Bupati Mentawai juga mengingatkan masyarakat dimasa new normal mendatang ketika beraktivitas di luar rumah harus membiasakan untuk menggunakan masker, serta tempat-tempat ibadah, tempat pelayanan publik harus menyediaakan tempar cuci tangan dan selalu jaga jarak.
Dalam pelaksanaan sosialisasi menuju normal diharapkan efektif baik dari segi fisik maupun non fisik, meski butuh proses panjang, namun masyarakat aman dari virus corona, maka dari itu diminta kepada masyarakat untuk tetap memathui dan mengikuti aturan protokol kesehatan, karena apabila tidak disiplin dan tidak patuh angka kasus meningkat, tutupnya.
 
Top