Komandan Komando Rayon Mil
iter  (Danramil) 03/Pulau Sipora, Kapten Inf J. Sihaloho bersama Kapolsek Sipora Iptu Donny Putra, S.H, M.H,  dan Camat Sipora Selatan, ,Jasril S.Sos M.AP, melaksanakan evaluasi terhadap Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Matobe terkait adanya sanggahan dari salah satu Bakal Calon Kepala Desa yang keberatan atas keputusan  P2KD Matobe yang meluluskan 2 orang bakal calon Kepala Desa yang dianggap tidak memenuhi persyaratan namun tetap di loloskan oleh P2KD, Senin (03/5/2021).

Danramil 03/Pulau Sipora, Kapten Inf.J. Sihaloho, pada kesempatan itu menyampaikan, kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa  (P2KD) Matobe dengan  adanya sanggahan tersebut merupakan hal yang biasa menandakan demokrasi berjalan dalam rangka pelaksanaan tahapan-tahapan pemilihan Kepala Desa, agar panitia lebih memahami lagi aturan yang berkaitan dengan proses pemilihan Kepala Desa serentak di Kab. kep Mentawai, bebernya.
"Dalam pelaksaaan Pilkades tahun ini, menyarankan agar panitia P2KD harus bersifat netral dan jangan berpihak kepada salah satu bakal calon Kepala Desa," sebut Danramil 03 Pulau Sipora, Kapten Inf J.Sihaloho kepada awak media, Senin (03/5/2021)


Danramil menjelaskan,  calon Kepala Desa Matobe yang mendaftar sebanyak 7 orang, setelah di lakukan pengumuman hasil verifikasi 7 calon di anggap memenuhi persyaratan oleh P2KD Matobe, sementara oleh salah satu bakal calon Kepala Desa, ada 2 orang yang tidak memenuhi persyaratan sehingga salah satu bakal calon mengajukan surat sanggahan kepada P2KD Matobe yang dianggap tidak sesuai  Perbup Kabupaten kepulauan Mentawai, Nomor 03 Tahun 2021 dan Perbup Nomor 15 Tahun 2021,


Disarankannya,  kepada ketua P2KD Matobe agar sanggahan yang disampaikan oleh salah satu bakal calon kepala desa Matobe terhadap calon kepala desa yang disanggah atau ditolak agar diselesaikan secara aturan yang sudah ada,  kata Danramil 03, Kapten Inf J.Sihaloho.

 
Top