Anggota Babinsa Koramil 01 Sikabaluan Jemput Komponen Pendeteksi Gempa dan sunami yang sebelumnya dikabarkan lepas dari pautannya yang berlokasi di Muara Berisigep Labuan Bajau desa Sigapokna Kecamatan Siberut Barat yang sedang  mengapung.Jumat (30/04/21).


Hal tersebut dilaksanakan atas perintah Kodam,Danrem,hingga Kodim mentawai untuk mencek alat tersebut untuk memastikan keamanannya.

Sensor langsung dari satelit melihat ada pergerakan barang Komponen Pendeteksi Gempa dan sunami di areal laut lepas Mentawai namun belum diketahui lokasinya namun barang tersebut dapat sinyal bahwa barang berlokasi di areal wilayah Labuan Bajau.


Setelah dicek kelokasi ternyata Alat pendeteksi sunami dari BMKG tersebut memang sedang mengapung di laut Depan Labuan Bajau dengan jarak 3 mil dari bibir pantai.

Sementara komponen utama sudah diamankan oleh warga setempat di rumah kepala dusun Labuan Bajau yang tidak berada jauh dari bibir pantai.

Hal tersebut terpantau ketika  aparatur desa Sigapokna memberikan informasi terkait pengamanan barang tersebut dirumah kepala dusun untuk menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

Mendengar hal tersebut anggota Babinsa beserta awak media turut kerumah milik kepala dusun untuk memastikan barang tersebut  ada tidaknya.

Menurut keterangan Akir Kepala dusun setempat bahwa barang yang sudah berada dirumah tersebut baru ditarik kedarat tepatnya tgl 28 bulan ini.

Dirinya mengatakan,bahwa barang awalnya ditmukan oleh pihak nelayan kapal tundo asal kota padang sehingga informasi direspon oleh warga sehingga  diamankan.

Menurut pantauan langsung dilapangan  tiang dari alat pendeteksi sunami tersebut ada bekas tali milik kapal kapal kecil yang berlabuh ditengah lut dengan jarak 9 meter dai bibir pantai dusun Labuan Bajau tersebut.

Dari keterangan Akir Kadus di daerah tsbut bahwa barang yang sudah diamankan sedang berada tepat dibawah pelampung yang berbentuk bulat tersebut.

Kali ini penjemputan komponen dilakukan oleh Sekcam,Koramil 01 Sikabaluan dan dua awak media hingga ketitik penemuan sekaligus pengamanan.

Melihat kondisi barang penyambung koneksi gempa dan sunami dalam bentuk pelampung dalam keadaan mengapung dengan jangkar dibawah maka tim mengambil langkah untuk membawak komponen lainnya sementara barang tersebut menunggu penjemputan khusus dari pihak BMKG.Anggota Babinsa Koramil 01 Sikabaluan Jemput Komponen Pendeteksi Gempa dan sunami yang sebelumnya dikabarkan lepas dari pautannya yang berlokasi di Muara Berisigep Labuan Bajau desa Sigapokna Kecamatan Siberut Barat yang sedang  mengapung.Jumat (30/04/21).


Hal tersebut dilaksanakan atas perintah Kodam,Danrem,hingga Kodim mentawai untuk mencek alat tersebut untuk memastikan keamanannya.

Sensor langsung dari satelit melihat ada pergerakan barang Komponen Pendeteksi Gempa dan sunami di areal laut lepas Mentawai namun belum diketahui lokasinya namun barang tersebut dapat sinyal bahwa barang berlokasi di areal wilayah Labuan Bajau.


Setelah dicek kelokasi ternyata Alat pendeteksi sunami dari BMKG tersebut memang sedang mengapung di laut Depan Labuan Bajau dengan jarak 3 mil dari bibir pantai.

Sementara komponen utama sudah diamankan oleh warga setempat di rumah kepala dusun Labuan Bajau yang tidak berada jauh dari bibir pantai.

Hal tersebut terpantau ketika  aparatur desa Sigapokna memberikan informasi terkait pengamanan barang tersebut dirumah kepala dusun untuk menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

Mendengar hal tersebut anggota Babinsa beserta awak media turut kerumah milik kepala dusun untuk memastikan barang tersebut  ada tidaknya.

Menurut keterangan Akir Kepala dusun setempat bahwa barang yang sudah berada dirumah tersebut baru ditarik kedarat tepatnya tgl 28 bulan ini.

Dirinya mengatakan,bahwa barang awalnya ditmukan oleh pihak nelayan kapal tundo asal kota padang sehingga informasi direspon oleh warga sehingga  diamankan.

Menurut pantauan langsung dilapangan  tiang dari alat pendeteksi sunami tersebut ada bekas tali milik kapal kapal kecil yang berlabuh ditengah lut dengan jarak 9 meter dai bibir pantai dusun Labuan Bajau tersebut.

Dari keterangan Akir Kadus di daerah tsbut bahwa barang yang sudah diamankan sedang berada tepat dibawah pelampung yang berbentuk bulat tersebut.

Kali ini penjemputan komponen dilakukan oleh Sekcam,Koramil 01 Sikabaluan dan dua awak media hingga ketitik penemuan sekaligus pengamanan.

Melihat kondisi barang penyambung koneksi gempa dan sunami dalam bentuk pelampung dalam keadaan mengapung dengan jangkar dibawah maka tim mengambil langkah untuk membawak komponen lainnya sementara barang tersebut menunggu penjemputan khusus dari pihak BMKG.
 
Top