Sebagai langkah akselerasi percepatan pelaksanaan serbuan vaksinasi, Kodim 0319/Mentawai sediakan fasilitas transportasi antar jemput bagi mas
yarakat yang ikut vaksinasi.

Dandim 0319/Mentawai, Lerkol.Czi.Bagus Mardyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari Mabesad serbuan vaksinasi yang di turunkan ke setiap jajaran untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di tengah masyarakat khususnya di kabupaten kepulauan Mentawai.

Seperti di ketahui banyak beredar informasi hoax tentang vaksin, sehingga masyarakat timbul rasa takut untuk ikut vaksin, meski demikian  data yang di rangkum dari personel banyak masyarakat yang belum paham pentingnya vaksin, karena masih banyak percaya dengan informasi hoax bahwa vaksin berbahaya yang menimbulkan efek pada tubuh.

Jadi informasi hoax ini yang sangat perlu di jelaskan kepada masyarakat dengan memberikan edukasi dan himbauan sekaligus mengajak masyarakat vaksin dengan di fasilitasi transportasi antar jemput bagi warga yang sulit melakukan mobilitas.

“Pelaksanaan vaksinasi ini kita bekerjasama dengan Polres Mentawai dan Pemkab Mentawai melalui dinas Kesehatan dan ini tanggungjawab kita bersama” ucap Dandim.

Nah, bagi masyarakat yang sudah mengikuti vaksin juga di harapkan memberikan informasi kepada keluarga, tetangga dan warga lingkungan sekitar untuk menyukseskan vaksinasi demi kesehatan bersama,bahwa vaksinasi aman di jamin halal dan tidak berbahaya,imbuhnya.

Dia menyebut pelaksanaan serbuan vaksinasi yang berada di wilayah kodim 0319/Mentawai baik di koramil yang berada di empat pulau besar di Mentawai di perkirakan sudah mencapai 40 persen.

“Kita melaksnakan vaksinasi ada tiga teknik dilakukan yaitu secara terbuka, sebaran di setiap Koramil dan terkahir mendatangi warga yang sulit dengan transportasi” ucap Dandim kepada media, Sabtu 26 Juni 2021.

Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi,kata Dandim sekarang masyarakat sudah bisa di mana saja ikut vaksin dengan membawa KTP sebagai Pis data, ujarnya.

Terkait dengan kendala dalam mengajak masyarakat ikut vaksin, memang di alami di lapangan, karena banyak faktor seperti latar belakang, tingkat pendidikan berbeda-beda, makanya untuk meyakinkan masyarakat ikut vaksin juga cara penyampaiannya berbeda-beda.

Jadi, untuk menyukseskan vaksinasi ini sangat perlu partisipasi semua lapisan masyarakat, agar program pemerintah dapat terwujud dengan baik dalam memutus rantai covid-19.

“Target vaksinasi yang kita laksanakan ini sebanyak 2000 dosis yang di bagi dua tahap. Kegiatan ini di mulai sejak 23 sampai 27 Juni 2021 dan masih ada satu hari lagi ” kata Dandim

Kalau dapat setiap hari masyarakat datang ikut vaksinasi dengan harapan ikut serta mendukung program pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi menuju Indonesia sehat, sehingga ekonomi pulih kembali, pungkasnya.

 
Top