Tahu adalah bahan makanan olahan yang terbuat dari kacang kedelai yang digemari oleh semua orang. Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, pengusaha tahu satu-satunya dikelola oleh bapak Jaimin yang dikembangkan di rumahnya sendiri. Dengan alat pengolahan yang sederhana, produksi tahu bapak Jaimin belum dapat seluruhnya mencukupi kebutuhan tahu di masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai khususnya yang berada di pulau Sipora baik untuk kebutuhan pribadi ataupun kebutuhan dari pengusaha-pengusaha rumah makan. Dengan tingginya kebutuhan dan kurangnya produksi tahu di Mentawai, maka sebagian tahu yang sudah jadi didatangkan dari Padang. 

Permasalahan tersebut, Babinsa Koramil 03/Sipora, Sertu Osten Sinaga, sudah mengetahui karena memang tempat itu merupakan wilayah tugasnya. Melihat permasalahan kebutuhan tahu di Mentawai, Sertu Osten berusaha berinisiatif mengajak pemuda yang berada di desa Bukit Pamewa, Kec. Sipora Utara, Kab.Kep.Mentawai ke rumah bapak Jaimin untuk belajar tentang bagaimana cara pengolahan tahu. Sertu Osten mempunyai inisiatif tersebut, karena menurutnya ini adalah peluang yang bisa dikembangkan karena disamping kebutuhan tahu di masyarakat tinggi, sisa hasil olahan tahu juga bisa dimanfaatkan untuk pakan hewan ternak. Pemuda yang diajak oleh Sertu Osten juga adalah para pemuda desa yang minim penghasilan dan pekerja paruh waktu yang sudah lama tidak mendapatkan pekerjaan. Tujuannya adalah agar para pemuda tersebut mendapatkan ilmu dan pengalaman bagaimana cara pengolahan tahu sehingga dapat dikembangkan dan membuka rumah-rumah pengolahan tahu di rumahnya masing-masing. 

Dengan demikian harapan Sertu Osten, para pemuda mendapatkan suatu pekerjaan yang bisa di jadikan sumber penghasilan dan bisa memperbaiki perekonomian tentunya.

 
Top